Cara belajar dan berlatih sampai tingkat pakar, bagaimana?

nice post

ilmu SDM

Zlatan-Ibrahimovic-1438394Banyak orang melakukan kesalahan umum dalam proses belajar yaitu : melakukan kegiatan secara terus menerus dengan waktu lebih besar. Contohnya, jika anda ingin ahli dan jago catur, maka anda biasanya diinstruksikan untuk banyak main catur. Sama juga dengan bermain bola, maka anda harus sering bermain bola. Nanti lama-kelamaan akan jago. Atau bagi pelajar yang ingin sukses matematika, maka dia harus sering berlatih soal-soal matematika

Memang, jika kita lakukan hal demikian diatas bisa terjadi peningkatan kinerja. Tapi hasilnya tidaklah sebaik jika dilakukan dengan pola yang benar. Ambil contoh, dalam tulisan ini dikisahkan tentang Bill Gates bagaimana hanya belajar dalam waktu sedikit, tapi memperoleh impact luar biasa. Zlatan Ibrahimovic adalah pemain bola dengan kemampuan luar biasa dalam melakukan tendangan kea rah gawang lawan meskipun dengan posisi sulit. Kira-kira apakah yang Zlatan lakukan sebelumnya? Dia tidak melatih menendang bola terus-meneurus, tapi justru latihan Taekwondo secara mendalam, yaitu suatu bentuk beladiri standup fighting dengan…

Lihat pos aslinya 352 kata lagi

Iklan
Cara belajar dan berlatih sampai tingkat pakar, bagaimana?

MENGATASI EMOSI

Ketika emosi dan amarah memuncak maka segala sifat buruk yang ada dalam diri kita akan sulit dikendalikan dan rasa malu pun kadang akan hilang berganti dengan segala sifat buruk demi melampiaskan kemarahannya pada benda, binatang, orang lain, dll di sekitarnya.

Banyak orang bilang kalau menyimpan emosi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat pecah sewaktu-waktu dan bisa melakukan hal-hal yang lebih parah dari orang yang rutin emosian. Oleh sebab itu sebaiknya bila ada rasa marah atau emosi sebaiknya segera dihilangkan atau disalurkan pada hal-hal yang tidak melanggar hukum dan tidak merugikan manusia lain.

Beberapa ciri-ciri orang yang tidak mampu mengandalikan emosinya :

1. Berkata keras dan kasar pada orang lain.

2. Marah dengan merusak atau melempar barang-barang di sekitarnya.

3. Ringan tangan pada orang lain di sekitarnya.

4. Melakukan tindak kriminal / tindak kejahatan.

5. Melarikan diri dengan narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dsb.

6. Menangis dan larut dalam kekesalan yang mendalam.

7. Dendam dan merencanakan rencana jahat pada orang lain. dsb…

Cara lainnya :

1. Rasakan Yang Orang Lain Rasakan

Cobalah bayangkan apabila kita marah kepada orang lain. Nah, sekarang tukar posisi di mana anda menjadi korban yang dimarahi. Bagaimana kira-kira rasanya dimarahi. Kalau kemarahan sifatnya mendidik dan membangun mungkin ada manfaatnya, namun jika marah membabi buta tentu jelas anda akan cengar-cengir sendiri.

2. Tenangkan Hati Di Tempat Yang Nyaman

Jika sedang marah alihkan perhatian anda pada sesuatu yang anda sukai dan lupakan segala yang terjadi. Tempat yang sunyi dan asri seperti taman, pantai, kebun, ruang santai, dan lain sebagainya mungkin tempat yang cocok bagi anda. Jika emosi agak memuncak mingkin rekreasi untuk penyegaran diri sangat dibutuhkan.

3. Mencari Kesibukan Yang Disukai

Untuk melupakan kejadian atau sesuatu yang membuat emosi kemarahan kita memuncak kita butuh sesuatu yang mengalihkan amarah dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan dan dapat membuat kita lupa akan masalah yang dihadapi. Contoh seperti mendengarkan musik, main ps2 winning eleven, bermain gitar atau alat musik lainnya, membaca buku, chating, chayang-chayangan dengan kekasih pujaan hati, menulis artikel, nonton film box office, dan lain sebagainya. Hindari perbuatan bodoh seperti merokok, make narkoba, dan lain sebagainya.

4. Curahan Hati / Curhat Pada Orang Lain Yang Bisa Dipercaya

Menceritakan segala sesuatu yang terjadi pada diri kita mungkin dapat sedikit banyak membantu mengurangi beban yang ada di hati. Jangan curhat pada orang yang tidak kita percayai untuk mencegah curhatan pribadi kita disebar kepada orang lain yang tidak kita inginkan. Bercurhatlah pada sahabat, pacar / kekasih, isteri, orang tua, saudara, kakek nenek, paman bibi, dan lain sebagainya.

5. Mencari Penyebab Dan Mencari Solusi

Ketika pikiran anda mulai tenang, cobalah untuk mencari sumber permasalahan dan bagaimana untuk menyelesaikannya dengan cara terbaik. Untuk memudahkan gunakan secarik kertas kosong dan sebatang pulpen untuk menulis daftar masalah yang anda hadapi dan apa saja kira-kira jalan keluar atau solusi masalah tersebut. Pilih jalan keluar terbaik dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada. Mungkin itu semua akan secara signifikan mengurangi beban pikiran anda.

6. Ingin Menjadi Orang Baik

Orang baik yang sering anda lihat di layar televisi biasanya adalah orang yang kalau marah tetap tenang, langsung ke pokok permsalahan, tidak bermaksud menyakiti orang lain dan selalu mengusahakan jalan terbaik. Pasti anda ingin dipandang orang sebagai orang yang baik. Kalau ingin jadi penjahat, ya terserah anda.

7. Cuek Dan Melupakan Masalah Yang Ada

Ketika rasa marah menyelimuti diri dan kita sadar sedang diliputi amarah maka bersikaplah masa bodoh dengan kemarahan anda. Ubah rasa marah menjadi sesuatu yang tidak penting. Misalnya dalam hati berkata : ya ampun…. sama yang kayak begini aja kok bisa marah, nggak penting banget sich…

8. Berpikir Rasional Sebelum Bertindak

Sebelum marah kepada orang lain cobalah anda memikirkan dulu apakah dengan masalah tersebut anda layak marah pada suatu tingkat kemarahan. Terkadang ada orang yang karena diliatin sama orang lain jadi marah dan langsung menegur dengan kasar mengajak ribut / berantem. Masalah sepele jangan dibesar-besarkan dan masalah yang besar jangan disepelekan.

9. Diversifikasi Tujuan, Cita-Cita Dan Impian Hidup

Semakin banyak cita-cita dan impian hidup anda maka semakin banyak hal yang perlu anda raih dan kejar mulai saat ini. Tetapkan impian dan angan hidup anda setinggi mungkin namun dapat dicapai apabila dilakukan dengan serius dan kerja keras. Hal tersebut akan membuat hal-hal sepele tidak akan menjadi penting karena anda terlalu sibuk dengan rajutan benang masa depan anda. Mengikuti nafsu marah berarti membuang-buang waktu anda yang berharga.

10. Kendalikan Emosi Dan Jangan Mau Diperbudak Amarah

Orang yang mudah marah dan cukup membuat orang di sekitarnya tidak nyaman sudah barang tentu sangat tidak baik. Kehidupan sosial orang tersebut akan buruk. Ikrarkan dalam diri untuk tidak mudah marah. Santai saja dan cuek terhadap sesuatu yang tidak penting. Tujuan hidup anda adalah yang paling penting. Anggap kemarahan yang tidak terkendali adalah musuh besar anda dan jika perlu mintalah bantuan orang lain untuk mengatasinya.

11. Untuk meredam amarah orang lain sebaiknya kita tidak ikut emosi ketika menghadapi orang yang sedang dilanda amarah agar masalah tidak menjadi semakin rumit. Cukup dengarkan apa yang ingin ia sampaikan dan jangan banyak merespon. Tenang dan jangan banyak hiraukan dan dimasukkan dalam hati apa pun yang orang marah katakan. Cukup ambil intinya dan buang sisanya agar kita tidak ikut emosi atau menambah beban pikiran kita.

12. Jika marahnya karena sesuatu yang kita perbuat maka kalau bukan kesalahan kita jelaskanlah dengan baik, tapi kalau karena kesalahan kita minta maaf saja dan selesaikanlah dengan baik penuh ketenangan batin dan kesabaran dalam mengatasi semua kemarahannya. Lawan api dengan air, jangan lawan api dengan api. Semoga berhasil menjinakkan emosi rasa marah anda.

MENGATASI EMOSI

Visual Representation of SQL Joins

This article describes SQL Joins in a visual manner, and also the most efficient way to write the visualized Joins.

Introduction

This is just a simple article visually explaining SQL JOINs.

Background

I’m a pretty visual person. Things seem to make more sense as a picture. I looked all over the Internet for a good graphical representation of SQL JOINs, but I couldn’t find any to my liking. Some had good diagrams but lacked completeness (they didn’t have all the possible JOINs), and some were just plain terrible. So, I decided to create my own and write an article about it.

Using the code

I am going to discuss seven different ways you can return data from two relational tables. I will be excluding cross Joins and self referencing Joins. The seven Joins I will discuss are shown below:

  1. INNER JOIN
  2. LEFT JOIN
  3. RIGHT JOIN
  4. OUTER JOIN
  5. LEFT JOIN EXCLUDING INNER JOIN
  6. RIGHT JOIN EXCLUDING INNER JOIN
  7. OUTER JOIN EXCLUDING INNER JOIN

For the sake of this article, I’ll refer to 5, 6, and 7 as LEFT EXCLUDING JOIN, RIGHT EXCLUDING JOIN, and OUTER EXCLUDING JOIN, respectively. Some may argue that 5, 6, and 7 are not really joining the two tables, but for simplicity, I will still refer to these as Joins because you use a SQL Join in each of these queries (but exclude some records with a WHERE clause).

Inner JOIN

INNER_JOIN.png

This is the simplest, most understood Join and is the most common. This query will return all of the records in the left table (table A) that have a matching record in the right table (table B). This Join is written as follows:

SELECT <select_list> 
FROM Table_A A
INNER JOIN Table_B B
ON A.Key = B.Key

Left JOIN

LEFT_JOIN.png

This query will return all of the records in the left table (table A) regardless if any of those records have a match in the right table (table B). It will also return any matching records from the right table. This Join is written as follows:

SELECT <select_list>
FROM Table_A A
LEFT JOIN Table_B B
ON A.Key = B.Key

Right JOIN

RIGHT_JOIN.png

This query will return all of the records in the right table (table B) regardless if any of those records have a match in the left table (table A). It will also return any matching records from the left table. This Join is written as follows:

SELECT <select_list>
FROM Table_A A
RIGHT JOIN Table_B B
ON A.Key = B.Key

Outer JOIN

FULL_OUTER_JOIN.png

This Join can also be referred to as a FULL OUTER JOIN or a FULL JOIN. This query will return all of the records from both tables, joining records from the left table (table A) that match records from the right table (table B). This Join is written as follows:

SELECT <select_list>
FROM Table_A A
FULL OUTER JOIN Table_B B
ON A.Key = B.Key

Left Excluding JOIN

LEFT_EXCLUDING_JOIN.png

This query will return all of the records in the left table (table A) that do not match any records in the right table (table B). This Join is written as follows:

SELECT <select_list> 
FROM Table_A A
LEFT JOIN Table_B B
ON A.Key = B.Key
WHERE B.Key IS NULL

Right Excluding JOIN

RIGHT_EXCLUDING_JOIN.png

This query will return all of the records in the right table (table B) that do not match any records in the left table (table A). This Join is written as follows:

SELECT <select_list>
FROM Table_A A
RIGHT JOIN Table_B B
ON A.Key = B.Key
WHERE A.Key IS NULL

Outer Excluding JOIN

OUTER_EXCLUDING_JOIN.png

This query will return all of the records in the left table (table A) and all of the records in the right table (table B) that do not match. I have yet to have a need for using this type of Join, but all of the others, I use quite frequently. This Join is written as follows:

SELECT <select_list>
FROM Table_A A
FULL OUTER JOIN Table_B B
ON A.Key = B.Key
WHERE A.Key IS NULL OR B.Key IS NULL

Examples

Suppose we have two tables, Table_A and Table_B. The data in these tables are shown below:

TABLE_A
  PK Value
---- ----------
   1 FOX
   2 COP
   3 TAXI
   6 WASHINGTON
   7 DELL
   5 ARIZONA
   4 LINCOLN
  10 LUCENT

TABLE_B
  PK Value
---- ----------
   1 TROT
   2 CAR
   3 CAB
   6 MONUMENT
   7 PC
   8 MICROSOFT
   9 APPLE
  11 SCOTCH

The results of the seven Joins are shown below:

-- INNER JOIN
SELECT A.PK AS A_PK, A.Value AS A_Value,
       B.Value AS B_Value, B.PK AS B_PK
FROM Table_A A
INNER JOIN Table_B B
ON A.PK = B.PK

A_PK A_Value    B_Value    B_PK
---- ---------- ---------- ----
   1 FOX        TROT          1
   2 COP        CAR           2
   3 TAXI       CAB           3
   6 WASHINGTON MONUMENT      6
   7 DELL       PC            7

(5 row(s) affected)
-- LEFT JOIN
SELECT A.PK AS A_PK, A.Value AS A_Value,
B.Value AS B_Value, B.PK AS B_PK
FROM Table_A A
LEFT JOIN Table_B B
ON A.PK = B.PK

A_PK A_Value    B_Value    B_PK
---- ---------- ---------- ----
   1 FOX        TROT          1
   2 COP        CAR           2
   3 TAXI       CAB           3
   4 LINCOLN    NULL       NULL
   5 ARIZONA    NULL       NULL
   6 WASHINGTON MONUMENT      6
   7 DELL       PC            7
  10 LUCENT     NULL       NULL

(8 row(s) affected)
-- RIGHT JOIN
SELECT A.PK AS A_PK, A.Value AS A_Value,
B.Value AS B_Value, B.PK AS B_PK
FROM Table_A A
RIGHT JOIN Table_B B
ON A.PK = B.PK

A_PK A_Value    B_Value    B_PK
---- ---------- ---------- ----
   1 FOX        TROT          1
   2 COP        CAR           2
   3 TAXI       CAB           3
   6 WASHINGTON MONUMENT      6
   7 DELL       PC            7
NULL NULL       MICROSOFT     8
NULL NULL       APPLE         9
NULL NULL       SCOTCH       11

(8 row(s) affected)
-- OUTER JOIN
SELECT A.PK AS A_PK, A.Value AS A_Value,
B.Value AS B_Value, B.PK AS B_PK
FROM Table_A A
FULL OUTER JOIN Table_B B
ON A.PK = B.PK

A_PK A_Value    B_Value    B_PK
---- ---------- ---------- ----
   1 FOX        TROT          1
   2 COP        CAR           2
   3 TAXI       CAB           3
   6 WASHINGTON MONUMENT      6
   7 DELL       PC            7
NULL NULL       MICROSOFT     8
NULL NULL       APPLE         9
NULL NULL       SCOTCH       11
   5 ARIZONA    NULL       NULL
   4 LINCOLN    NULL       NULL
  10 LUCENT     NULL       NULL

(11 row(s) affected)
-- LEFT EXCLUDING JOIN
SELECT A.PK AS A_PK, A.Value AS A_Value,
B.Value AS B_Value, B.PK AS B_PK
FROM Table_A A
LEFT JOIN Table_B B
ON A.PK = B.PK
WHERE B.PK IS NULL

A_PK A_Value    B_Value    B_PK
---- ---------- ---------- ----
   4 LINCOLN    NULL       NULL
   5 ARIZONA    NULL       NULL
  10 LUCENT     NULL       NULL
(3 row(s) affected)
-- RIGHT EXCLUDING JOIN
SELECT A.PK AS A_PK, A.Value AS A_Value,
B.Value AS B_Value, B.PK AS B_PK
FROM Table_A A
RIGHT JOIN Table_B B
ON A.PK = B.PK
WHERE A.PK IS NULL

A_PK A_Value    B_Value    B_PK
---- ---------- ---------- ----
NULL NULL       MICROSOFT     8
NULL NULL       APPLE         9
NULL NULL       SCOTCH       11

(3 row(s) affected)
-- OUTER EXCLUDING JOIN
SELECT A.PK AS A_PK, A.Value AS A_Value,
B.Value AS B_Value, B.PK AS B_PK
FROM Table_A A
FULL OUTER JOIN Table_B B
ON A.PK = B.PK
WHERE A.PK IS NULL
OR B.PK IS NULL

A_PK A_Value    B_Value    B_PK
---- ---------- ---------- ----
NULL NULL       MICROSOFT     8
NULL NULL       APPLE         9
NULL NULL       SCOTCH       11
   5 ARIZONA    NULL       NULL
   4 LINCOLN    NULL       NULL
  10 LUCENT     NULL       NULL

(6 row(s) affected)

Note on the OUTER JOIN that the inner joined records are returned first, followed by the right joined records, and then finally the left joined records (at least, that’s how my Microsoft SQL Server did it; this, of course, is without using any ORDER BY statement).

You can visit the Wikipedia article for more info here (however, the entry is not graphical).

I’ve also created a cheat sheet that you can print out if needed. If you right click on the image below and select “Save Target As…”, you will download the full size image.

History

  • Initial release — 02/03/2009.
  • Version 1.0 — 02/04/2009 — Fixed cheat sheet and minor typos.

License

This article, along with any associated source code and files, is licensed under The Code Project Open License (CPOL)

From: http://www.codeproject.com/Articles/33052/Visual-Representation-of-SQL-Joins

Visual Representation of SQL Joins

How To Hacktivate iPhone On iOS 7 (Guide)

Those of you who are looking to hacktivate (activate) their iPhones on iOS 7 have landed at the right place. There is now a way by which you can hacktivate iPhone on iOS 7 using a very simple and short guide. So follow the guide below on how to hacktivate iPhone on iOS 7.

Hacktivate iPhone iOS 7

Those of you who are uninitiated with hacktivation; well let me put it in very simple words. Hacktivation is the process by which you activate an iPhone by circumventing the standard Apple activation procedure. Even if your iPhone is locked to a specific carrier and it can’t be opened, you can hacktivate it and use it.

Well follow the guide below for hacktivating iPhone on iOS 7.

iOS 7 iPhone 5

Requirements:

  • Download PuTTy.

Procedure To Hacktivate iOS 7

Step 1: Back up your iPhone before attempting this guide and make sure to put it in airplane mode.

Step 2: Connect the iPhone to the computer and hit restore (if you have already done this and are on the “Welcome to iOS 7″ screen, you don’t need to do it again).

Step 3: Put your iPhone in to DFU mode.

  1. Hold the Power button for 3 seconds
  2. Hold the Home button without releasing the Power button for 10 seconds
  3. Release the Power Button but keep holding the Home button

Step 4: Download the Java utility and run it.

Step 5: Once it is completed you should see the following on your computer.

Java utility iPhone

Step 6: Download PuTTy and run it.

Step 7: Put in local host as hostname and port the java utility specified.

PuTTy iPhone

Step 8: A window will pop up asking you for username and password:

  1. Username: root.
  2. Password: alpine.

Step 9: Right after that run mount.sh in the terminal, then type in the following commands

cd mnt1/Applications.

rm -R Setup.app

If that does not work, type set and hit the tab button, it should auto complete.

Step 10: Now delete setup.app.

Step 11: Hold the power and home button to reset the phone.

Step 12: When the iPhone is turned on, it will show it in recovery mode. It is fine, don’t need to panick.

Step 13: Download TinyUmbrella and run it.

Step 14: Exit from the recovery mode using TinyUmbrella.

TinyUmbrella

Step 15: Your iPhone should boot up properly now.

If you have followed the steps correctly your iPhone should be hacktivated (activated) and up & running. The hacktivation method is not the proper way to activate an iPhone so you might find some problems later on while using it.

As always if you have any question regarding this guide “how to hacktivate iPhone on iOS 7” then leave a comment below.

How To Hacktivate iPhone On iOS 7 (Guide)

Mau belajar Logistik?

Romailprincipe Menulis

Bukan karena fasihnya mempraktekkan keilmuan logistik, sekedar mereview saja dan membanding-bandingkan tulisan-tulisan tentang logistik di Internet, Teori di bangku kuliah, Realisasi praktek di lapangan sehingga mempelajari dan menulis tentang logistik menjadi hal yang menarik. Sudah ada beberapa tulisan mengenai logistik pada blog ini dan menjadi salah satu ciri dari www.romailprincipe.wordpress.com

Lihat pos aslinya 390 kata lagi

Mau belajar Logistik?

Membuat uraian jabatan (job description)

ilmu SDM

Mengapa kita memerlukan uraian jabatan (job description)?. Ini tentunya kembali dari organisasi sendiri. Organisasi mempunyai alasan, mengapa harus ada, untuk apa diadakan, dan  sasaran apa yang harus dicapai. Karena itu organisasi merumuskan visi, misi dan perencanaan yang kemudian membentuk struktur. Dari struktur inilah selanjutnya pekerjaan / jabatan (job) itu muncul.

Jabatan merupakan unit dasar dari struktur organisasi yang membangun organisasi. Semua jabatan harus dikombinasikan untuk mencapai tujuan, sehingga jabatan harus berhubungan dengan individu (employee) dan organisasi sebagai pemilik (employer). Dari sinilah jabatan bisa disebut sebagai kumpulan tanggungjawab / aktifitas untuk menghasilkan sesuatu .

Untuk mengetahui apa kumpulan tanggungjawab/aktifitas tersebut, maka perlu ada analisa yang disebut sebagai analisa jabatan (job analysis), sebagai suatu proses mengumpulkan, mengkategorikan dan mendokumentasikan seluruh informasi yang relevan tentang jabatan tersebut dalam periode tertentu. Hasilnya, sudah tentu dinamakan uraian pekerjaan/ uraian jabatan (job description).

Lalu…

Lihat pos aslinya 288 kata lagi

Membuat uraian jabatan (job description)